+62 361 471 5472
info@sadhana-company.com

Management Consulting

Manajemen Sumber Daya Manusia

Paradigma SDM saat ini telah bergeser dari SDM sebagai supporting function menjadi strategic partner management. Sumber daya manusia menjadi hal yang krusial dalam bisnis di era saat ini. Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang efektif mampu meningkatkan efektifitas operasional perusahaan. Manajemen SDM yang ditangani meliputi :

Manajemen Organisasi

Merupakan proses pengelolaan organisasi untuk meningkatkan efektivitas organisasi melalui analisis dan pengelolaan strategi, desain, struktur, dan budaya organisasi yang bertujuan agar organisasi mampu mengikuti perkembangan dan dinamika bisnis serta memiliki keunggulan kompetitif.

Manajemen Remunerasi

Merupakan proses pemberian balas jasa baik secara finansial maupun non finansial untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan, internal equity dan external equity.

HR Operational Manajemen

Merupakan proses pengelolaan operasional HR yang meliputi aspek finansial, dokumentasi, penanganan permintaan karyawan, memastikan standar layanan HR, memastikan kelengkapan dan akurasi data karyawan dan administrasi pelatihan.

Manajemen Pengembangan SDM

Merupakan proses pengembangan kompetensi karyawan sesuai persyaratan kompetensi pada suatu posisi, yang dilakukan secara sistematis dan terencana.

Manajemen Kinerja

Merupakan proses pengelolaan kinerja individu dan improvement organisasi, secara strategis dan terpadu melalui penyelarasan tujuan dan strategi organisasi sampai dengan level individu / karyawan.

Manajemen Talenta

Merupakan proses membangun dan mengembangkan talent pool yang komprehensif, dinamis, dan terintegrasi untuk mendorong tercapainya tujuan perusahaan, yang bertujuan untuk menjamin keberlangsungan ( sustainability ) organisasi.

Manajemen Sistem Informasi SDM

Merupakan proses pengelolaan teknologi informasi untuk mendukung dan mengintegrasikan sistem pengelolaan HR secara lintas fungsi di dalam organisasi HR.

Penyusunan laporan Keuangan

Laporan keuangan perusahaan disusun dengan tujuan untuk menyediakan informasi yang mencakup posisi keuangan, kinerja, penggunaan kas, dan perubahan posisi keuangan. Selain itu laporan keuangan perusahaan juga dapat dipergunakan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan. Suatu laporan keuangan akan bermanfaat apabila informasi yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut dapat dipahami, relevan, andal, dan dapat diperbandingkan. Perlu diketahui bahwa laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan perusahaan, karena secara umum laporan keuangan hanya menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi non-keuangan. Walaupun demikian, dalam beberapa hal, setiap bisnis perlu menyediakan informasi non-keuangan yang mempunyai pengaruh keuangan di masa depan. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan transparansi informasi dalam laporan keuangan dan memenuhi ekspektasi para pengguna laporan keuangan, maka perlu tatakelola keuangan yang bersumber pada kaidah-kaidah akuntansi yang berlaku.

Adapun Empat Pilar Standar Akuntansi Indonesia, yaitu :

  • Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
  • Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik signifikan - SAK-ETAP
  • Standar Akuntansi Syari’ah – SAK Syariah
  • Standar Akuntansi Pemerintahan – SAP.

Manajemen Akuntansi dan Keuangan

Akuntansi memiliki peran yang penting dalam dunia bisnis. Untuk bisa memahami bisnis dengan baik, kita harus paham dasar-dasar akuntansi. Melihat perkembangan bisnis yang sangat pesat sekarang ini, diperlukan perbaikan tatakelola pada seluruh fungsi-fungsi manajemen untuk memastikan bahwa perusahaan mampu bersaing dalam lingkungan yang penuh gejolak. Dengan tatakelola yang baik, dari sisi SDM maupun dari tatakelola Akuntansi, perusahaan mampu mengelola sumberdaya secara optimal dan efisien, dalam tatanan pengendalian dan pelaporan keuangan yang reliable. Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan sumber daya di bidang keuangan, meliputi transaksi keuangan yang mencakup sumber daya, pendapatan dan beban, maka diperlukan sarana dalam bentuk laporan keuangan.

Pengembangan Bisnis

Business development adalah proses dalam manajemen bisnis yang pada umumnya bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan peluang yang ada untuk menunjang pertumbuhan bisnis agar semakin maju. Hal ini merupakan bagian dari bidang bisnis, perdagangan, dan teori organisasi / perusahaan. Business development menciptakan nilai jangka panjang antara pelanggan, pasar dan kerjasama.

Business Development adalah salah satu fungsi manajemen perusahaan dalam upaya untuk mengembangkan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan. namun dalam pengertian yang lebih luas, Business Development bukan hanya melakukan analisa bisnis yang ada pada saat ini tapi juga bagaimana mengelola opportunity business yang ada menjadi sesuatu yang dapat dilakukan oleh perusahaan dengan menggunakan seluruh sumber daya yang dimilikinya.